“Serius mii, gw bakal tinggalin kalian minggu ini.. serius gw gak becanda”
what..? sedikit terkejut mendengar kata itu, tapi hanya senyum yang keluar dari bibirku, secepat itukah dia meninggalkan kehidupan aku?, Kala aku merasa tenang bisa membagi semua baban dalam hidupku, dia begitu saja pergi menghilang meninggalkan ku.
“Mii, gw datang dikehidupan kalian baru-baru ini, gw yakin cepet juga bakal bisa melupakan kalian.”
Yupz, datang lalu bergi, seperti angin pantai yang berhembus sejuk lalu pergi, tapi bagiku kedatangan dia tidak berlalu begitu saja, banyak hal membekas dalam kehidupanku, juga dalam hatiku.
“mii, ada kata-kata terakhir tuk gw..? hari dah semakin malam..”
Walopun banyak kata yang ingin ku ucapkan, atau lebih tepatnya, beberapa pertanyaan = ada apa dengan kamu..? apa yang membuat kamu ingin cepat meninggalkan hidupku..? tapi, lagi-lai hanya senyum dari bibirku, senyum yang tidak menandakan apa-apa, apalagi mengartikan bahwa aku kebingungan dengan semua sikap muu.
“makasih banget dah bantu aku” –jawabku-
“kalo kata terakhir ku untuk kamu, apaa ya...? mmmmmm, mmmmmm, mmmmmm, mmmmmm, makasih, maav”
“huff, gw masi bingung!, sayang hati gw cuma bisa diem “
“kalo hati lw bisa jalan, bikin serem orang lah” jawabnya..
“wassalaamualaikum”
Beberapa detik berlalu, diikuti menit ku menunggu, lalu sejam ku membisu, huff, ternyata ia memang sudah berlalu.. hik hik hik..
Bahkan sampe detik inipun ku selalu tak sadar kamu pergi meninggalkan ku..
--------
Untuk satu-satunya keluarga, temen deket, dan seseorang yang bisa membuatku berubah, yang mengajariku apa arti kehidupan, kebahagiaan, pengorbanan. mengingatkanku apa hakikat niat dan ikhlas, huff.. harapan tu masih ada miii .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar